1. Pengertian Waqaf
~ Waqaf itu adalah suatu kata yang berasal dari Arab yaitu Waqf yang artinya menahan,menghentikan atau mengekang. Nah,sedangkan menurut istilah ialah menghentikan perpindahan milik suatu harta yang bermanfaat dan tahan lama,sehingga manfaat harta itu dapat digunakan untuk mencari keridhaan Allah.
2. Rukun Waqaf
Ada 4 rukun waqaf,yaitu:
a. Waqif (Orang yang berwaqaf) : Pemilik harta yang mewaqafkan hartanya dengan syarat kehendak sendiri bukan karena dipaksa.
b. Mauquf (Harta yang diwaqafkan) : Semua harta yang bermanfaat dapat diwaqafkan,hanya saja harta yang tahan lama lebih lama pula mengalir pahalanya untuk si waqif daripada harta yang tidak tahan lama.
c. Mauuquf' alaih (Tujuan Waqaf) : Untuk mencari keridhaan Allah SWT dan untuk kepentingan masyarakat.
d. Shighat Waqaf : Kata kata atau pernyataan yang diucapkan oleh orang-orang yang berwaqaf.
3. Syarat-Syarat Waqaf
a. Untuk selama-lamanya ,merupakan syarat sahnya amalan waqaf tidak sah bila dibatasai waktu tertentu.
b. Tidak boleh dicabut,bila melakukan waqaf telah sah maka pernyataan itu tidak boleh dicabut.
c. Pemilikan waqaf tidak boleh dipindahtangankan
d. Setiap waqaf harus sesuai dengan tujuan waqaf pada umumnya.
4. Macam-Macam Waqaf
a. Waqaf ahli/Waqaf keluarga : Waqaf yang tujuannya membantu keluarga dari pihak yang mewaqafkan.
b. Waqaf Khairi/umum : Waqaf yang tujuannya memberi manfaat pada masyarakat umum.
5. Manfaat Waqaf
a. Dapat menghilangkan kebodohan
b. Dapat menghilangkan kemiskinan
c. Dapat menghilangkan kesenjangan sosial
d. Dapat memajukan serta menyejahterakan umat.
6. Pengelolaan Waqaf
~ Untuk mengelola waqaf maka dibutuhkan pengelola yang disebut dengan nadzir. Nah lalu apa itu Nadzir waqaf? . Nadzir Waqaf itu adalah orang atau badan hukum yang memegang amanat untuk memelihara dan mengurus harta waqaf sesuai dengan wujud dan tujuan waqaf tersebut.
Selasa, 07 Januari 2014
Senin, 06 Januari 2014
Conditional Sentences
Dalam hidup ini pasti kita pernah beranda-andai kan ya? Ingin ini ,ingin menjadi itu. Banyaaakk sekali yang kita harapkan. Kalo di dalam bahasa inggris kalimat pengandaian itu tadi namanya Conditional Sentences. Nah,itulah yang mau aku bahas di malam hari ini. Oyaa rangkuman ini aku ambil dari buku "Easy Grammar".
Okee,ada 3 Conditional Sentences yang bisa kita gunakan. Apa saja? yaitu If Clause,wish,as if/as though.
A. If Clause
If Clause ini terdiri dari Main Clause dan Sub-Ordinate Clause. Ada 3 jenis pengandaian dalam bentuk ini,yaitu :
1. Type 1 : Digunakan untuk mengungkapkan pengandaian yang mungkin akan terjadi.
Contoh :
~ If i study hard,I will pass the exam. (Jika saya belajar dengan giat,saya akan lulus ujian)
~ If i have enough time,I will watchthe movie (Jika saya punya cukup waktu,saya akan menonton film)
~ I will be thirsty if I don't drink (Saya akan haus jika saya tidak minum)
Kalo kalian perhatiin nih ya,pola yang dipake dalam type 1 ini if+verb 1, will+verb 1. Gimana? Mudah kan? Yukk sekarang cuss ke type berikutnya.
2. Type 2 : Digunakan untuk mengungkapkan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan fakta di masa sekarang.
Contoh :
~ If i were* you,i would stop smoking (Jika saya jadi kamu,saya akan berhenti merokok)
~ I would act with Angelina Jolie if I were Bruce Wills (Saya akan berakting dengan Angelina Jolie jika saya adalah Bruce Will) Kalian gamungkin jadi Bruce Will kan? :v
~ If Rizka loved children,she would play with them (Jika Rizka menyukai anak-anak dia akan bermain bersama mereka)
*Dalam CS Type 2,Be yang dipakai untuk semua subjek adalah were.
Kalo kalian perhatiin nih ya,pola yang dipakek dalam type 2 adalah if+verb 2,would+verb 1
3. Type 3 : Dipake untuk mengungkapkan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena waktunya sudah lewat.
Contoh:
* If i had known it was your birthday,i would have bought you a present. (Jika saya tahu hari itu ulang tahun kamu,saya akan membelikan kamu hadiah)
* I wouldn't have broken my arm if i hadn't slipped on the stairs. (Saya tidak akan melukai tangan saya jika saya tidak tergelincir dari tangga)
Pola yang dipakek dalam type 3 ini adalah if+had+verb 3,would have+verb 3
B. Wish
--> Digunakan untuk membuat pengandaian yang bertolak belakang dengan kenyataan. Pengandaiannya dibuat berdasarkan bentuk waktu.
1. Pengandaian present dan future
--> Kalau faktanya past (verb 2),maka kalimat pengandainnya memakai past perfect (had+verb 3 )
Contoh:
C. As If/As Though (Seolah-olah)
Contoh :
* He acts as if he knew everything. (Dia bertingkah seolah-olah dia tau segalanya)
* They acted as though they had never met before. ( Mereka bertingkah seolah-olah mereka tidak pernah bertemu sebelumnya
Udah liat kan kata2 yang digarisbawahi pada contoh sebelumnya? Coba deh yuk perhatikan penjelasannya dibawah ini.
* He act as if he knew everything
Jadi,kalau sebelum as if ada verb 1,sesudah as if harus pakek verb 2.
* They acted as though they had never met before.
Jadi,kalau sebelum as if ada verb 2,sesudah as if harus pakek had+verb 3.
Okee,ada 3 Conditional Sentences yang bisa kita gunakan. Apa saja? yaitu If Clause,wish,as if/as though.
A. If Clause
If Clause ini terdiri dari Main Clause dan Sub-Ordinate Clause. Ada 3 jenis pengandaian dalam bentuk ini,yaitu :
1. Type 1 : Digunakan untuk mengungkapkan pengandaian yang mungkin akan terjadi.
Contoh :
~ If i study hard,I will pass the exam. (Jika saya belajar dengan giat,saya akan lulus ujian)
~ If i have enough time,I will watchthe movie (Jika saya punya cukup waktu,saya akan menonton film)
~ I will be thirsty if I don't drink (Saya akan haus jika saya tidak minum)
Kalo kalian perhatiin nih ya,pola yang dipake dalam type 1 ini if+verb 1, will+verb 1. Gimana? Mudah kan? Yukk sekarang cuss ke type berikutnya.
2. Type 2 : Digunakan untuk mengungkapkan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan fakta di masa sekarang.
Contoh :
~ If i were* you,i would stop smoking (Jika saya jadi kamu,saya akan berhenti merokok)
~ I would act with Angelina Jolie if I were Bruce Wills (Saya akan berakting dengan Angelina Jolie jika saya adalah Bruce Will) Kalian gamungkin jadi Bruce Will kan? :v
~ If Rizka loved children,she would play with them (Jika Rizka menyukai anak-anak dia akan bermain bersama mereka)
*Dalam CS Type 2,Be yang dipakai untuk semua subjek adalah were.
Kalo kalian perhatiin nih ya,pola yang dipakek dalam type 2 adalah if+verb 2,would+verb 1
3. Type 3 : Dipake untuk mengungkapkan pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena waktunya sudah lewat.
Contoh:
* If i had known it was your birthday,i would have bought you a present. (Jika saya tahu hari itu ulang tahun kamu,saya akan membelikan kamu hadiah)
* I wouldn't have broken my arm if i hadn't slipped on the stairs. (Saya tidak akan melukai tangan saya jika saya tidak tergelincir dari tangga)
Pola yang dipakek dalam type 3 ini adalah if+had+verb 3,would have+verb 3
B. Wish
--> Digunakan untuk membuat pengandaian yang bertolak belakang dengan kenyataan. Pengandaiannya dibuat berdasarkan bentuk waktu.
1. Pengandaian present dan future
Kalau faktanya present(verb 1) atau future (will) ,maka kalimat pengandaiannya pakai verb 2. Selain itu,bentuk Be yang dipakai untuk semua subjek adalah were.
Contoh:
|
Fact
|
Wish
|
|
I don’t know her phone number. (Saya tidak tahu
nomor teleponnya)
|
I wish i knew her
phone number (Saya berharap saya tahu nomor teleponnya)
|
|
He will not come (Dia tidak akan datang)
|
I wish he would come
(Saya berharap dia akan datang)
|
|
My father is not here (Ayah saya tidak berada disini)
|
I wish my father were here (Saya harap ayah saya berada disini)
|
2. Pengandaian Past
--> Kalau faktanya past (verb 2),maka kalimat pengandainnya memakai past perfect (had+verb 3 )
Contoh:
|
Fact
|
Wish
|
|
They didn’t go to Lombok. (Mereka tidak pergi ke Lombok)
|
They wish they had gone to Lombok (Mereka berharap
mereka pergi ke Lombok)
|
|
Windi met
Defta (Windi bertemu Defta)
|
Windi wishes she had not met Defta (Windi berharap
dia tidak bertemu Defta)
|
Contoh :
* He acts as if he knew everything. (Dia bertingkah seolah-olah dia tau segalanya)
* They acted as though they had never met before. ( Mereka bertingkah seolah-olah mereka tidak pernah bertemu sebelumnya
Udah liat kan kata2 yang digarisbawahi pada contoh sebelumnya? Coba deh yuk perhatikan penjelasannya dibawah ini.
* He act as if he knew everything
Jadi,kalau sebelum as if ada verb 1,sesudah as if harus pakek verb 2.
* They acted as though they had never met before.
Jadi,kalau sebelum as if ada verb 2,sesudah as if harus pakek had+verb 3.
Langganan:
Postingan (Atom)